Obat Herbal Ambeien Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Obat Herbal Ambeien Yang Aman Untuk Ibu Hamil – Ambeien atau yang disebut juga dengan wasir adalah penyakit yang menimbulkan gejala pembengkakan bahkan pendarahan pada anus. Hal ini terjadi karena terjadi pembesaran pada pembuluh darah di bagian anus atau rektum. Pembengkakan pada anus terjadi karena terdapat peningkatan tekanan dari dalam karena berbagai kondisi seperti aktifitas yang mengharuskan duduk terlalu lama, tegang, dan bias juga karena masa kehamilan. Ambeien yang terjadi pada ibu hamil memang mengkhawatirkan, pasalnya saat hamil tidak bias mengonsumsi sembarang obat. Salah satu upayanya yaitu dengan menggunakan obat herbal ambeien yang aman untuk ibu hamil.

Obat Herbal Ambeien Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Obat Herbal Ambeien Yang Aman Untuk Ibu Hamil

Obat herbal ambeien daun basil

Adapun obat herbal pertama untuk mengatasi ambeien ini adalah dengan memanfaatkan daun basil. Untuk mendapatkan daun ini, anda bias membelinya di supermarket. Bentuk daun menyerupai daun kemangi dan bias juga dijadikan bumbu masakan untuk meningkatkan cita rasa. Satu hal yang sangat istimewa daun basil ini yaitu berkhasiat untuk mengatasi ambeien bagi ibu hamil karena tergolong alami sehingga aman dikonsumsi. Anda cukup dengan mengonsumsi air rebusan daun basil ini dengan teratur untuk menyembuhkan ambeien yang terjadi pada anda.

Obat herbal ambeien dengan jahe, jeruk nipis dan madu

Selain daun basil, obat herbal ambeien yang aman untuk ibu hamil lainnya yaitu dengan paduan ramuan jahe, jeruk nipis, dan madu. Wasir bisa disebabkan oleh metabolism tubuh yang tidak teratur yang biasanya ditandai dengan tidak teratur buang air besar. Untuk itu, anda perlu mengatasi hal tersebut dengan perpaduan ketiga bahan herbal tersebut. Anda bias membuat minuman dengan ketiga bahan tersebut dan dapat dikonsumsi dengan rutin setiap hari.

Obat herbal ambeien dengan bubuk kunyit

Obat herbal ambeien yang aman untuk ibu hamil lainnya yaitu dengan memanfaatkan bubuk kunyit. Sifat antibacterial kunyit sangat tinggi sehinggga dapat membunuh bakteri yang menjadi penyebab ambeien cukup efektif. Untuk mengonsumsinya, anda cukup siapkan bubuk kunyit, kemudian campurkan dengan air hangat dan minumlah secara teratur. Anda juga dapat menambahkan madu ke dalamnya agar rasanya lebih enak.

Obat herbal ambeien mahkota dewa

Selain yang disebutkan di atas, mahkota dewa juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal ambeien untuk ibu hamil. Jika anda memilih mahkota dewa ini sebagai obat ambeien sebaiknya jangan mengonsumsi terlalu banyak, terlebih jika kandungan masih dalam usia muda. Mahkota dewa mengandung oksitosin dan sintosinon yang cukup tinggi dimana kedua kandungan tersebut berpotensi untuk merangsang kontraksi pada rahim. Untuk itu, jika kandungan masih dalam usia muda dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran. Namun, tidak akan masalah jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Anda bias berkonsultasi terkait hal ini dengan dokter kandungan anda.

Obat herbal ambeien daun ungu (handeleum)

Daun ungu juga dapat anda manfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi ambeien. Caranya cukup mudah yaitu, siapkan 3 lembar daun ungu, siapkan air kurang lebih 3 gelas, rebus daun ungu dengan air tersebut hingga tersisa kurang lebih 1 gelas. Anda dapat mengonsumsinya 2 kali sehari. Daun ungu mengandung lendir sehingga memudahkan buang air besar. Selain itu, kandungan lainnya yang terdapat di dalam daun ungu adalah zat tannin, sitosterol, glikosida, dan juga alkaloid.

Obat herbal ambeien dengan minyak zaitun

Minyak zaitun juga dapat anda gunakan sebagai obat herbal ambeien untuk ibu hamil. Minyak zaitun alami tidak hanya sebagai obat oles, akan tetapi juga dapat diminum. Minyak zaitun mengandung mineral dan vitamin yang bagus untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa kandungan vitaminnya seperti vitamin A, C, E, B1, B2, dan B3. Ada juga protein, zat besi, polifenol, dll. Adapaun cara menggunakan minyak zaitun sebagai obat ambeien bagi ibu hamil yaitu dengan diminum, dapat juga dioleskan pada bagian anus. Selain itu, anda juga sebaiknya menghindari makanan pedas karena hal ini dapat menjadi pemicunya.

Minyak zaitun juga dapat anda jadikan minyak pijat untuk mengatasi pegal-pegal yang biasanya terjadi pada ibu hamil, utamanya saat masuk pada trimester ke-2. Oleskan minyak zaitun, kemudian pijat lembut bagian tubuh yang pegal tersebut. Dengan begitu, sirkulasi darah akan lebih lancar, dan pegal dapat mereda.

Pencegahan ambeien saat hamil

Bagaimanapun, semua wanita tidak ingin ambeien terjadi, terlebih saat hamil. Jika ambeien sudah terjadi, anda dapat mengonsumsi beberapa obat herbal yang sudah disebutkan di atas. Sebagai bentuk pencegahan, anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Mengonsumsi makanan berserat

Makanan yang mengandung serat sangat baik untuk system pencernaan, utamanya saat anda dalam keadaan hamil. Untuk itu, agar ambeien tidak terjadi, konsumsilah makanan berserat seperti buah, sayuran, dan biji-bijian. Pastikan anda mengonsumsinya setiap hari dalam jumlah yang cukup.

2. Tidak banyak duduk

Bentuk pencegahan ambeien lainnya yaitu dengan tidak memperbanyak duduk, terlebih dalam posisi yang sama. Untuk itu, pastikan anda bias mengatur menyelinginya, misalnya setelah duduk, anda harus bejalan dahulu, kemudian duduk kembali.

3. Minum air putih

Asupan air putih dalam tubuh juga dapat menjadi pencegahan dari ambeien. Ibu hamil harus memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh. Selain untuk mencegah ambeien, asupan air putih juga dapat mencegah dari dehidrasi. Pastikan anda mengonsumsi air putih kurang lebih 8-10 gelas per hari.

4. Olahraga peregangan

Cara lainnya untuk mencegah ambeien yaitu dengan olahraga peregangan, misalnya yoga atau senam ibu hamil. Dengan melakukan seperti ini, saluran cerna menjadi efektif dan lancar. Walau demikian, anda tetap harus berhati-hati saat melakukan gerakan-gerakan tersebut, ikuti instruktur dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Itulah beberapa hal terkait ambeien pada ibu hamil dan bagaimana mengatasinya dengan cara aman. Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter terkait hal ini untuk menghindari hal negatif baik bagi ibu maupun si janin.

Leave a Comment